Tahun Baru Hijriah atau Tahun Baru Islam merupakan suatu hari yang penting bagi umat Islam karena menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam yaitu memperingati penghijrahan Nabi Muhammad SAW. dari Kota Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi. Peristiwa bersejarah itu terjadi pada 1 Muharam tahun baru bagi Kalender Hijriah. Namun, Tahun Hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah itu diambil sebagai awal perhitungan bagi Kalender Hijriah.
Kalender Hijriah secara resmi belum dimulai pada zaman Rasulullah SAW. Kalender ini hanya dimulai pada zaman Khalifah Ar-Rasyidin kedua yaitu Umar al-Faruq R.A. Ada beberapa saran dari para sahabat untuk penetapan tanggal bagi Madinah ketika itu, ada yang mengusulkan tahun Islam dimulai ketika kelahiran Nabi Muhammad SAW., ada yang mengusulkan awal tanggal Islam ditetapkan pada hari Rasulullah diangkat sebagai nabi dan rasul tetapi pandangan yang menyarankan awal tanggal Islam pada tanggal hijrah Nabi SAW.
Penetapan ini adalah untuk mengenangkan betapa pentingnya tanggal hijrah yang menjadi perubahan paradigma dalam sejarah agama Islam yang mana pertama kali dalam sejarah Islam seorang nabi dan rasul membentuk pemerintah dengan segala kesulitan dan berhasil membuat hubungan diplomatik dengan beberapa negara serta menyampaikan dakwah Islam secara global sehingga Islam kita di sayang Allah dan tersebar ke seluruh dunia.
Untuk memperingati Tahun Baru Islam tersebut, pada hari Sabtu,12 Agustus 2023 masyarakat desa Braja Yekti Kecamatan Braja Selebah menggelar pengajian dan santunan anak yatim, piatu, dan duafa sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 78. Acara yang diadakan di Masjid Agung Al Munawarah ini, di hadiri oleh bapak Kepala Desa Braja Yekti, bapak Bhabinkamtibmas, bapak Antonius Gatot Suyarso, dan beberapa tokoh agama dan tokoh masyarakat yang ada di desa Braja Yekti.
Acara yang di meriahkan oleh grup shalawat dari Syifaul Qulub ini, di mulai sambutan, santunan anak yatim, piatu, dan dhuafa dan ceramah yang disampaikan oleh Bapak Imam Rofi’I, S.IP dari Kota Metro. Beliau menuturkan bahwa sebagai umat muslim, sangat dianjurkan untuk menyayangi dan menyantuni anak yatim, piatu, dan dhuafa. Memberikan santunan anak yatim, piatu, dan dhuafa merupakan tindakan yang mulia dan mendatangkan berbagai pahala. Diakhir ceramahnya, beliau juga menuturkan bahwa dengan bersedekah maka rezeki kita tidak akan berkurang, justru akan bertambah.
Tahun Baru Hijriyah ini menjadi bentuk kesadaran masyarakat untuk saling peduli sesama umat manusia sehingga akan terbentuk kepekaan sosial. Semangat dan kepedulian ini yang menjadikan Tahun Baru Hijriyah 1445 H bulan sangat istimewa, sehingga momen seperti ini menjadi momen yang berharga dalam kehidupan umat muslim. Semoga di Tahun Baru Hijriyah ini kita dapat mengambil beberapa pelajaran dan berkah, serta menjadikan momen ini yang lebih berkesan lagi untuk umat muslim dalam merayakan Tahun Baru Hijriyah 1445 H.