Braja Yekti, Lampung Timur — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional melaksanakan program Ecobrick di SDN 02 Braja Yekti sebagai upaya edukasi pengolahan sampah plastik menjadi barang yang bermanfaat. Kegiatan ini berlangsung dalam tiga tahapan, yaitu sosialisasi pada 31 Juli 2025, monitoring pada 9 Agustus 2025, serta puncak acara pada 12 Agustus 2025.
Pada tahap sosialisasi, mahasiswa KKN menjelaskan tentang bahaya sampah plastik bagi lingkungan serta memperkenalkan solusi kreatif melalui ecobrick—yaitu botol plastik yang diisi padat dengan sampah plastik hingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bangunan atau furnitur sederhana. Para siswa diberikan pemahaman secara interaktif dengan contoh nyata sehingga lebih mudah dipahami.
Selanjutnya, mahasiswa melakukan monitoring pada 9 Agustus 2025 untuk memastikan siswa-siswi benar-benar mempraktikkan pembuatan ecobrick di rumah masing-masing. Anak-anak terlihat bersemangat membawa hasil ecobrick yang sudah mereka buat bersama keluarga.
Puncak acara berlangsung pada 12 Agustus 2025 dengan kegiatan merangkai ecobrick hasil karya siswa menjadi produk bermanfaat, yaitu rak buku dan rak sepatu yang diletakkan di sekolah. Hasil karya ini menjadi bukti bahwa sampah plastik dapat diubah menjadi barang berguna jika dikelola dengan baik.
Guru SDN 02 Braja Yekti, Bapak Anang, menyampaikan apresiasinya. “Program ecobrick ini sangat bagus karena selain mengurangi sampah plastik, anak-anak juga belajar kreatif. Rak buku dan rak sepatu yang dibuat akan bermanfaat di sekolah dan menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan bisa dilakukan dengan cara sederhana,” ujarnya. Salah satu siswa, Dio, juga dengan bangga mengatakan, “Saya senang bisa bikin ecobrick. Ternyata sampah plastik bisa jadi barang yang bagus, bukan dibuang sembarangan.”
Melalui program Ecobrick ini, mahasiswa KKN Internasional tidak hanya mengajarkan pengelolaan sampah, tetapi juga menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. Hasil nyata berupa rak buku dan rak sepatu menjadi simbol nyata kerja sama antara mahasiswa dan siswa dalam menjaga kebersihan serta menciptakan lingkungan sekolah yang lebih ramah lingkungan.